WeLcoME~

Sebuah naungan kecil yang sederhana dengan pemilik yang berharap "semoga bermanfaat~". . .

Sabtu, 12 Maret 2011

Lulusan Mahasiswa Kedokteran Hewan

Ini adalah postingan pertama saya tentang Lulusan Mahasiswa Kedokteran Hewan. Yahh. . . sedikit sharelah buat teman-teman khususnya nak SMA yang mungkin bingung mau lanjut di mana. . . atau sekedar infolah buat yang pengen tau tentang bagaimana Lulusan Mahasiswa kedokteran hewan itu,,, ckckck bukannya narsis,, tapii kebetulan sj saya kuliah di Jurusan Kedokteran Hewan UH '10 angkatan pertama!! Bangga jd angkatan pertama #plakk
yahhh. . sedikit tau lah tentang prospek lulusan mahasiswa kedoktera hewan itu kyk gmn. .

Lulusan Mahasiswa Kedokteran Hewan

Selama ini, banyak masyarakat yang beranggapan bahwa dokter hewan adalah dokter ternak atau dokter anjing dan kucing. Padahal dokter hewan bukan profesi yang hanya mengurus masalah kesehatan hewan ternak saja, seperti kerbau, kambing, ayam, atau mengobati anjing dan kucing saja. Namun lebih dari itu, prospek masa depan dokter hewan sangat besar dan global.Terbukti dengan berbagai fakta di lapangan, saat ini fakultas kedokteran hewan khususnya di Indonesia relatif banyak diminati oleh siswa. Apalagi dokter hewan indonesia memegang mottonya 'manusya mriga satwa sewaka': melalui hewan mengabdi kemanusiaan. Hal ini sangat wajar, mengingat sebagai mahasiswa yang nantinya kuliah di fakultas kedokteran hewan akan menjadi seorang calon dokter, yakni dokter hewan.
Mahasiswa yang lulus kedokteran hewan memiliki peluang dalam memegang peranan diberbagai bidang. Sebut saja, seorang dokter hewan dapat memegang peranan dibidang keamanan pangan (food safety), kesehatan ikan, kesehatan satwa dan masih banyak peluang lainnya. Belum lagi dokter hewan yang bekerja di Departemen Pertanian, Departemen Kesehatan, Pemerintah Daerah, Swasta, buka praktik mandiri, dan menjadi anggota divisi medis satwa. Fakta saat ini, hampir tidak ada dokter hewan yang menganggur di Indonesia. Hal ini sangat wajar terutama di luar negeri, di mana dokter hewan merupakan profesi favorite dan nomor satu dibandingkan dengan profesi lain. Ketika Anda ke luar negeri dan ditanya tentang profesi Anda, dan mengatakan I'm a veterinary. and they will say, oh..you're amazing!!Mahasiswa yang menjadi  dokter hewan dihasilkan dengan sebuah pendidikan yang meliputi pendidikan jenjang sarjana (strata 1) selama empat tahun, kemudian dilanjutkan dengan pendidikan profesi dokter hewan (PPDH) dengan masa studi 15 sampai dengan 20 bulan.Barulah setelah berhasil melalui kedua jenjang tersebut, mahasiswa diwisuda menjadi seorang dokter hewan. Namun, mahasiswa/alumni kedokteran hewan itu sendiri masih sangat kurang di Indonesia.
Hingga tahun 2010, hanya ada 5 Fakultas Kedokteran Hewan yang telah meluluskan dokter hewan, yakni Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Syah Kuala (Nanggroe Aceh Darussalam), Institut Pertanian Bogor (Bogor), Universitas Gadjah Mada (Jogjakarta), Universitas Airlangga (Surabaya), dan Universitas Udayana (Bali).
Dari total 5 FKH tersebut tidak lebih dari 1.000 orang tiap tahunnya dokter hewan yang diluluskan. Selain itu, Sejak 2008 sudah ada beberapa perguruan tinggi yang membuka program kedokteran hewan (PKH) baru selain 5 FKH tersebut. Ada PKH Universitas Brawijaya (Malang), FKH Universitas Mataram, FKH Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, dan baru-baru ini FKH Universitas Hasanuddin Makassar.
Universitas Hasanuddin membuka Program Studi Kedokteran Hewan yang berada di bawah Fakultas Kedokteran. Ini adalah lembaga pendidikan kedokteran hewan ke-7 di Indonesia dan untuk pertama di kawasan timur Indonesia.
Ada beberapa alasan yang membuat Unhas membuka prodi kedok hewan dan memberikan kesempatan bagi yang ingin menjadi mahasiswa kedokteran hewan universitas hasanuddin tahun akademik 2010/2011, yakni Jumlah dokter hewan di Indonesia masih kurang. Saat ini jumlahnya hanya 14.000 orang, sementara jumlah populasi ternak sekitar 28 juta.
Artinya, setiap dokter harus melayani 2.000 ekor hewan, padahal idealnya satu dokter hanya merawat 70 ekor hewan. jika hanya bergantung pada Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) yang tersedia akan mengakibatkan terjadinya banyak permasalahan dan pengembangan bidang veteriner yang terkait dengan penyakit hewan maupun kesehatan masyaraka. Hal ini dikarenakan, tidak sempat tertangani atau bahkan ditangani oleh ahli lain yang tidak mempunyai kompetensi medis veteriner.
Dengan motto 'One World One Health' semoga kita bisa menjadi dokter hewan yang bermanfaat banyak bagi kehidupan masyarakat. Hidup Dokter Hewan!!
z kira itu sedikit piku-piku dari saya,, yyah. . mngkn msh banyak kekurangan,, klo ad kritik and saran,, jngn sungkan bwt kommen. . .
Salam Viva Veteriner!!!

Rabu, 23 Februari 2011

Chosen

Dengan tekad Baja*ukh. . !!!kuputuskan untuk bergelut di dunia maya (?) saling share dengan teman-teman baru tentang apa ajja,, yang penting bermanfaat dan pastinya menyenangkan. Aku memilih kerjaan (?) baru ini tentu bukan tanpa alasan.
Yah. . . !!! ada beberapa alasan kenapa aku memutuskan untuk menjadi seorang blogger,
1st. aku hobbynya nulis. Apa pun itu sesuai dengan kaidah EyD ato ngga. . yang penting cuman nyalurin hobby!!
2nd. pengen share dengan teman-teman,, walau gak kenal dekat *setidaknya kenallah,, walaupun hanya nama samaran. . .ckckckc
3rd. soale klo aku dah nulis*apapun itu,, dari tulisan yang g' penting hingga tulisan yang sangat penting.
Yyyoaaalahh~. . . yang penting bermanfaat bagi sesama makhluk hidup, lakuin aja!!!!
Chayooo!!!!
Fightiiing!!!!
Good Luckkkk!!!
Semoga Berhasill!!!
;)